Bismillahirrohmannirrohim,
Pernah dengar peribahasa dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung? makna dari peribahasa ini yg saya tangkap adalah bahwa kita sebaiknya menghormati lingkungan tempat kita berada, simpelnya begitu.
contoh gampangnya semisal i'm a fan of Manchester United yg lagi nonton matchnya Manchester City vs Chelsea. if I coincidentally stand among Manchester City's fans. jadi misalkan saat itu mereka asik membicarakan keunggulan tim mereka, what should I do? sewot kah? pura-pura ikut euphoria mengaminkan kah?
berhubung saya penganut dari istilah peribahasa di atas. maka ya saya tentunya akan diam saja mendengarkan. walaupun tidak sesuai dengan isi hati saya. even when I heard about something which bothers me. Ideally I choose to be quiet.
hal itu pula yg akan terjadi ketika saya berada diantara fansnya Chelsea dong. nothing different. nothing special cause for me the special one is just Manchester United of course. :p
menurut saya tidak ada satu tindakan tanpa satu tujuan. even something silly for us must be created on purpose.
begitu pula tindakan menjunjung langit tempat bumi dipijak saya tadi.
my purpose is to be myself. even some people would say that it just 'cari aman'. if it is yes, then what's the problem? memangnya ada manusia yg nggak mau hidupnya aman tenteram? hayooo kalau ada silahken ngacung tangan. it's okay. surely it wouldn't be any problem for me.
Salah nggak sih? then some people may say. HALAH ! jadi manusia nggak berprinsip. hidup itu harus milih hitam atau putih. nggak ada yg namanya abu-abu !
So sorry. I'm proudly say, THAT is my principle. THAT is my choice.
the problem is not about my choice or our different choices. the problem is our different PERSPECTIVE of black and white.
terus siapa yg benar, siapa yg salah?
Who knows. karena kebenaran hanyalah milik Alloh ta'ala hehehe. iyaaaaaa garing emang. tp itu bener, siapa yg berani bilang itu bid'ah cobak? :p
sometimes. segala sesuatu baik itu pikiran, ucapan ataupun perbuatan yg kita sangka benar itu belum tentu benar. begitu pula sebaliknya. kenapa? we're just human, labil mameeenn. hati kita gampang dibolak-balikkan.
karena hanya Alloh yg bisa benar-benar menjamin suatu kebenaran maka siapalah saya jika saya berani-beraninya menyalahkan cara pandang tiap orang? I'm not an angel *of coursseeeeeee* . I'm just totally ordinary human. hanya karena saya merasa Manchester United merupakan tim terbaik di dunia -bagi saya- tidak lantas saya harus memaksakan pemikiran yg sama pada semua orang bukan.
Coba aja anda-anda sekalian bayangkan di kondisi pertama ibaratnya saya ngeyyyeeell binggo. memuji-muji tim kesayangan saya dimanapun saya berada entah itu di kandang Manchester City, Chelsea, Barito Putera atau tim mana saja. memangnya apa yg akan saya dapatkan? hal-hal baik kah? silahkan nilai sendiri.
Salahkah saya yg mencoba bersikap netral atau kasarnya mencari aman dengan diam saja?
atau mungkin idealnya saya harus ikut apapun yg mereka lakukan?
Karena bagi saya menghormati bukan berarti harus menjadi seperti mereka.
menghormati versi saya adalah tidak mencoba membela tim manapun yg menurut saya lebih baik, baik itu ManCity atau Chelsea, apalagi malah ikut-ikutan memasukkan idealisme saya yg tentunya malah akan memperkeruh suasana.
Formulanya begini : Manchester City + Chelsea = Complicated, terus bagaimana jadinya kalau Manchester City + Chelsea + Manchester United = ? *memangnya ada pertandingan bola antar 3 tim? terus yg menang sopooo.
Intinya jelas sekali bahwa segala sesuatu yg baik bagi saya belum tentu baik bagi orang lain, vice versa.
sama-sama penyuka ayam KFC pun belum tentu sama kesukaannya. seperti halnya saya yg menyukai bagian ayam goreng yg sedikit daging tp lebih banyak tulang. *sayap dan paha atas, ngecess* akan sedikit mangkel kalau ditraktir tapi traktirannya dada mentok semua. walaupun segitu sukanya saya dengan ayam KFC tp tetap favorit tiap orang berbeda. walaupun sama-sama menganggap hal itu sesuatu yg baik bukan berarti cara pandangnya pasti sama bukan.
karena pandangan yg berbeda-beda itu pula, dalam hidup kita akan sulit untuk menyenangkan semua orang. karena standar senang tiap orang berbeda ada bahkan yg berbanding terbalik. So, Just be yourself, try your best to avoid any unnecessary conflict. remember, just TRY, don't think to much for the result cause you can't yeaahh will NEVER please everyone.
Sebab dibalik setiap kesalahan selalu ada pelajaran, kembali pada diri kita masing-masing akan diapakan pelajaran itu. dibiarkan saja atau diambil sebagai pengingat utk langkah ke depan.
karena bagi mereka, diri kita adalah apa yg mereka pikirkan, bagaimanapun kita meneriakkan tentang diri kita pada orang-orang tetap tidak akan merubah prasangka mereka.
So, live your life as long as you never want to hurt any others. :)
-Sita-