Tampilkan postingan dengan label gemarrapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gemarrapi. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juli 2019

Task 14 Klaster 3 Kamar Mandi dan Toiletries

Saatnya berbenah kamar mandi dan toilet. Ya kamar mandi dan toilet di rumah gabung jadi satu, jadi disitu kita mandi disitu juga kita mengeluarkan 'hajat'

Kamar mandi dan toilet ideal saya adalah  mereka yang berada di ruang terpisah. kamar mandi ya untuk mandi dan toilet ya untuk BAK dan BAB. Namun karena keterbatasan sekarang sementara ya kami masih bertahan dengan kamar mandi dan toilet all in one.

Hambatan dalam berbenah kamar mandi tidak ada yg berarti karena memang ruangannya mini, tidak besar sama sekali. Paling agak kesulitan dalam membersihkan kerak lantai yang membandel dan lumut di dinding kamar mandi yang lembab.

Terkait checklist RASA, menurut saya yang belum terpenuhi adalah Point Sehat karena saya merasa kamar mandi kurang ventilasi sehingga menyebabkan sirkulasi udara terganggu dan semakin melembabkan ruangan kamar mandi di rumah.

Dalam rangka menjaga kebersihan kamar mandi saya biasa rutin dalam seminggu, dua sampai tiga kali menyikat lantai dengan wipol lalu sebulan dua kali menguras bak mandi.

Senin, 15 Juli 2019

Tugas Klaster 13 Kamar Tidur dan Ruangan Lainnya

Bismillah,

Jadi di rumah kita punya ruang tamu, 3 kamar tidur, satu ruang keluarga sekaligus ruang buat santai nonton tv, dapur, laundry room dan toilet.

Hambatan untuk membenahi ruangan-ruangan di rumah adalah setingnya karena berberesnya sambil ngemong anak dan mengerjakan pekerjaan domestik lainnya, terus kesela wakyu bermain anak-anak lagi jadilah tatanan separuh rapi suka ambyar lagi. Belum lagi anak saya yg pertama usianya 5 tahun suka sekali menyimpan dan menyelipkan apa saja yang dia sebut maianan di segala penjuru rumah.

Nah ruangan yang paling susah untuk di rapikan adalah salah satu kamar tidur yang kami alih fungsikan sebagai ruangan buat taruh lemari-lemari baju dan juga rak mainan anak-anak, semuanya ngumpul disitu. dari pakaian sampai mainan. kadang cucian kering yang belum dilipat pun ngumpul disitu.

Setelah dibenahi tentu saja ada perbedaan yang dirasakan yaitu ruangan menjadi lebih lapang dan nyaman daripada sebelum dibenahi.
kalau sebelumnya ruangan terasa sumpek sekarang sudah lebih lengang dan lega.

mudah-mudahan bisa bertahan terus seperti itu.

Minggu, 07 Juli 2019

Task 12 Klaster 2 : Benda Kenangan

Bismillah,

Benda kenangan yang saya miliki cukup bervariasi mulai dari album foto sampai remeh temeh hasil orat oret anak-anak.

hambatan saat membenahi benda-benda kenangan itu sendiri tentu saja berat di nilai kenangan pada benda tersebut. karena dengan melihat benda kenangan tersebut seringkali memunculkan cerita di masa lalu.

dalam memilahnya saya membaginya kedalam dua sub, yaitu yang benar-benar memorable atau mengingatkan akan hal yang menggembirakan dan benda yang tidak begitu mengandung kenangan.

Faktor pemberat saat harus melepaskan benda-benda kenangan tersebut adalah perasaan kehilangan moment saat saya harus merelakan mereka pergi. seolah-olah kenangan bersama benda tersebut pun ikut pergi dan akan terlupakan.

untuk penataan dan penyimpanan untuk sekarang ini saya kumpulkan di box plastik besar. agar sewaktu2 saya perlu untuk recharge kenangan saya bisa tinggal menuju ke satu tempat.

Minggu, 30 Juni 2019

Tugas klaster 5 Mainan

Bismillah,

Berbenah mainaaaaannn. mainan di rumah lumayan banyak mencar kesana kemari. saat saya mulai berbenah mainan tentu harus menghadapi kakak sebagai garda terdepan. dia hampir selalu menolak tiap saya mendeclutter maina-mainannya yang sudah rusak. dia suka menyiampan segala sesuatu walaupun itu sudah rusak, bisa dibayangkan tumpukan mainannya campur aduk antara yang masih bagus dengan yang sudah tidak jelas bentuk dan rupanya. tapi setiap kali juga saya berikan pengertian kenapa mainan itu harus dibuang semisal rusak dsb.
Adapun hambatan yang saya temukan adalah karena mainannya didominasi benda-benda kecil seukuran jari jadi cukup menyulitkan untuk memilahnya. untuk penyimpanan yang mudah dijangkau pun belum terealisasi sampai sekarang.
untuk kriteria seleksi sementara ini saya hanya membagi mainanan ke dalam.kriteria masih layak pakai dan tidak layak pakai. saya declutter mainan-mainan yg sudah rusak ataupun berbahaya seperti kelereng. karena mainan yang dipakai.kakak dulu sekarang masih bisa dimainkan adik jadi saya tetap simpan.mainan-mainam tersebut.
Untuk penataan pun saya masih mengalami kesulitan jadi sementara saya mencoba kumpulkan mainan dalam beberapa kotak kardus yang rencananya akan saya rotasi setiap 2 minggu untuk.dimainkan oleh anak-anak.
semoga berhasil dengan cara ini.

Minggu, 23 Juni 2019

Tugas klaster 4 Dokumen dan Kertas

Saat berbenah kertas dan dokumen ini terasa cukup menantang karena kertas lumayan banyak bertebaran di rumah ini karena di rumah memang sekalian rumah belajar yang mana kami sering ngeprint utk tiap aktifitas mengajar sehari-hari dan juga suami merupakan pengajar di sekolah dan kampus banyak kertas tugas dari siswa dan mahasiswa sehingga tumpukan kertas semakin meninggi setiap harinya

untuk mendecllutter saya membuat beberapa pembagian kategori. Yaitu kategori berdasarkan ownership, yang mana dibagi menjadi tiga, suami, saya dan kakak, adik belum masuk kategori karena belum sekolah. lalu kategori dokumen penting seperti ijazah dkk dan kategori pekerjaan (dokumen terkait rumah belajar kami)

hambatan dalam berbenah yang saya temui adalah terlalu banyaaaakk jadi memilah memakan cukup banyak waktu, hambatan kedua sering bingung dalam menyeleksi yaitu menentukan asas kegunaannya masih benar perlu atau tidak,mau di declutter takut masih perlu. dan yang ketiga perasaan sayang karena ingin menyimpan momen, biasanya ini di kertas punya anak pertama yang berupa kumpulan hasil pekerjaan dia dari sekolah yang terasa begitu indah hehehe.

Saat memilah saya menggunakan kriteria seleksi seperti masih digunakan, tidak lagi digunakan, used paper dan abu-abu. untuk kriteria used paper saya menggunakan kertas-kertas sisa print agar bisa digunakan lagi jika kondisinya masih bagus. biasanya untuk used paper, saya gunakan sisi kosong lainnya untuk print beberapa tugas dan activity atau sekedar untuk corat-coret. untuk kategori abu-abu saya gunakan untuk dokumen yang masih ragu-ragu untuk dibuang khawatir masih diperlukan. jadi saya tempatkan di kardus khusus agar gampang dicari. rencananya akan saya beri deadline 3-6bulan lewat dari masa itu tidak digunakan baru saya declutter.

Kesulitan dalam menata dokumen adalah bagaimana caranya agar penyimpanan dapat memudahkan untuk pencarian sewaktu-waktu diperlukan. dan saya bercita-cita untuk dokumen bisa terfokus di satu spot agar lebih mudah terjangkau dan meminimalisir agar tidak berserak dimana-mana. cuma untuk saat ini belum bisa saya realisasikan karena terkait perubahan tata letak rumah.

untuk hasil berbenah saya belum bisa melampirkan hasilnya karena prosesnya masih berlangsung. belum mencapai ideal seperti saya sebutkan di atas. tapi paling tidak sekarang kondisi dokumen sudah lebih rapi dan berkurang dari sebelumnya.

Selasa, 21 Mei 2019

tugas klaster 3 buku

bismillah,
proses decluttering
1. untuk buku saya tidak memiliki terlalu banyak jadi saya hanya membagi ke beberapa subkategori berdasarkan kepemilikan yaitu buku anak yang kebanyakan beruba cerita bergambar, buku saya kebanyakan berupa novel, buku resep dan buku kajian, buku suami yang agak banyak karena kebanyakan dipakaiuntuk bahan mengajar sehari-hari.
2. karena bukunya tidak begitu banyak, alhamdulillah semua memiliki rumahnya masing-masing walaupun sering lupa mengembalikan setelah digunakan.
3. untuk buku yang berlebihan karena yang berlebihan saya rasa adalah buku suami dan itu ranah suami jd belum berani saya declutter karena walaupun jumlahnya banyak tapi kebanyakan memang digunakan sebagai bahan mengajar.

proses organizing
1. corak saya sebelumnya tidak bertema kadang saya menyusun berdasarkan ukuran atau kesamaan penulis atau series. tapi setelah mendapatkan materi saya menjadi lebih tertarik untuk menyusun buku terbalik agar menjadi sewarna tapi menurut saya agak terkendala di saat mencari karena mesti membalik buku saat pencarian. sementara ini saya masih memakai penyusunan saya yang lama.
2. kebiasaan baik selama ini dalam penyimpanan buku saya rasa adalah kebiasaan saya yang selalu menyampuli buku saya dengan sampul plastik sesaat  setelah saya beli agar buku menjadi lebih awet dan terawat.

Selasa, 07 Mei 2019

Tugas Klaster 2 Pakaian

Bismillah,
Tugas klaster 2 Pakaian.

a. Proses Decluttering
1. Untuk pakaian saya hanya membagi menjadi dua subkategori yaitu pakaian untuk keluar dan pakaian rumahan. Saya bagi menjadi dua saja karena agar lebih simple saja. Karena saya Ibu rumah tangga saya tidak membaginya ke dalam sub kategori pakaian kerja khusus. Untuk pakaian mengajar di rumah saya mengenakan pakaian untuk keluar td. tapi untuk suami dan anak saya memberlakukan tiga subkategori yaitu dengan tambahan seragam kerja/sekolah.

2. Saya sedikit mengalami overwhelmed pada tas. Untuk menyiasatinya maka saya akan mencoba memberlakukan bag in bag dan mendeclutter beberapa tas yang jarang digunakan.

3. Saya mendeclutter beberapa gamis dan pakaian. untuk gamis karena kondisinya masih layak pakai maka saya donasikan kepada orang disekitar saya yang membutuhkan dan memang akan benar memakai pakaian tersebut. Sebagian saya bawa ke tukang jahit untuk dipermak menjadi pakaian yang lebih kecil untuk dipakai anak saya. Untuk pakaian rumahan yang kondisinya tidak layak pakai saya alihfungsikan sebagai kain pel dan waslap.

b. Proses organising
1. Untuk pakaian dengan kondisi baik yang saya decluttering sebagian saya permak untuk menjadi pakaian anak saya terutama untuk gamis-gamis sebagian yang lain saya donasikan kepada yang benar memerlukan dan untuk pakaian yang kurang layak pakai maka saya alihfungsikan sebagai kain pel atau waslap.

2. Untuk cara melipat saya memilih menggunakan cara lipat konmari karena merasa lebih cocok dan lebih rapi. untuk pakain berbahan lembut saya gantung didalam lemari. Untuk pakaian semua sudah fix di dalam lemari. Beberapa yang digantung diluar biasanya baju yang baru dipakai dan akan digunakan lagi dalam jangka waktu dekat 1-2 hari.

Minggu, 28 April 2019

Tugas Klaster 1 part 2

Bismillah

Task klaster 1 Dapur part 2

1. Setelah semingguan berbenah kulkas dan freezer saya menemukan masih banyak makanan yang terbuang dikarenakan saya tidak memakai food preparation sebelumnya, jadi setiap membeli sesuatu seringnya saya tanpa perencanaan sama sekali alhasil banyak bahan makanan yg kering atau membusuk karena saya sendiri lupa memiliki itu atau pernah membeli itu. Kadang saya juga mengalami defisit karena kurangnya perencanaan saya malah membeli hal yang tidak begitu diperlukan dan malah melupakan barang yang saya perlukan.
Kedepannya saya akan mencoba memakai metode food preparation untuk mengurangi food waste selama ini. Harapan saya dengan food preparation bisa membantu saya lebih hemat dan cermat dalam berbelanja sehingga tidak ada yang mubadzir lagi.

2. Kebiasaan baik yang akan saya coba lakukan adalah dengan rutin
setiap harinya membersihkan sisa masak di dapur agar dapur tetap bersih dan rapi.
seminggu sekali minimal dua minggu sekali melakukan pengecekan isi kulkas dan lemari penyimpanan stok agar semuanya bisa digunakan sebagaimana mestinya tanpa terbuang2 lagi.
Seminggu sekali juga membuat rencana memasak dan belanja.
Dan sebulan sekali membersihkan kulkas dan freezer secara menyeluruh.
mudah-mudahan saya bisa konsisten dalam pelaksanaannya.
Aamiin